Pembuatan healthy fruity-veggie gummy berbahan dasar buah naga dan sayur bayam untuk cegah stunting anak usia dini
Community-based production of dragon fruit and red spinach gummies to support stunting prevention among preschool children

Penulis

##submission.downloads##

Abstrak

Stunting masih menjadi tantangan gizi utama di kalangan anak-anak Indonesia dan memerlukan intervensi berbasis masyarakat yang mendorong praktik pola makan sehat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Gerakan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Rumah Cinta Dahlia dalam memproduksi permen jelly sehat berbahan dasar buah naga (Hylocereus polyrhizus) dan bayam merah sebagai camilan bergizi alternatif untuk mendukung pencegahan stunting pada anak-anak. Program ini mencakup pendidikan gizi, pelatihan praktis dalam pembuatan permen jelly, serta evaluasi melalui tes pra dan pasca. Sebanyak 46 anggota PKK berpartisipasi dalam kegiatan ini. Selama pelatihan, peserta belajar cara menggunakan lemon dan asam sitrat sebagai bahan pengawet. Permen jelly yang dihasilkan kemudian dievaluasi berdasarkan tekstur, rasa, aroma, penampilan, masa simpan, dan preferensi konsumen. Proses produksi permen jelly melibatkan pencampuran jus buah naga, ekstrak bayam merah, gelatin, dan bahan pengawet, diikuti dengan pencetakan dan penyimpanan dalam lemari es selama 35 hari. Hasil menunjukkan bahwa proporsi peserta dengan pengetahuan tinggi meningkat dari 65% sebelum intervensi menjadi 100% setelah pelatihan. Evaluasi sensorik menunjukkan bahwa permen jelly yang diawetkan dengan lemon disukai oleh 70% peserta, sementara 30% lebih menyukai yang diawetkan dengan asam sitrat. Temuan tersebut menunjukkan bahwa lemon dapat berfungsi sebagai bahan pengawet alami yang sesuai, dengan tingkat penerimaan konsumen yang baik dan stabilitas penyimpanan yang memadai. Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis para peserta dalam menyiapkan produk makanan bergizi, serta menunjukkan potensi permen jelly buah naga dan bayam merah sebagai camilan inovatif untuk mendukung upaya pencegahan stunting di tingkat rumah tangga.

Abstract

Stunting remains a major nutritional challenge among Indonesian children and requires community-based interventions that promote healthy dietary practices. This community service program aimed to improve the knowledge and skills of members of the Rumah Cinta Dahlia Family Welfare Movement (PKK) in producing healthy gummies made from dragon fruit (Hylocereus polyrhizus) and red spinach as an alternative nutritious snack to support stunting prevention among children. The program involved nutrition education, practical training in gummy production, and evaluation through pre- and post-tests. A total of 46 PKK members participated in the activity. During the training, participants learned how to use lemon and citric acid as preservatives. The resulting gummies were then evaluated for texture, taste, aroma, appearance, shelf life, and consumer preference. The gummy production process involved mixing dragon fruit juice, red spinach extract, gelatin, and preservative agents, followed by molding and refrigerated storage for 35 days. The results showed that the proportion of participants with high knowledge increased from 65% before the intervention to 100% after the training. Sensory evaluation indicated that gummies preserved with lemon were preferred by 70% of participants, while 30% preferred those preserved with citric acid.  The findings indicate that lemon may serve as a suitable natural preservative with good consumer acceptance and storage stability. Overall, the program successfully improved participants’ knowledge and practical skills in preparing nutritious food products and demonstrated the potential of dragon fruit and red spinach gummies as an innovative snack to support household-level stunting prevention efforts.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama