Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
https://journal.rezkimedia.or.id/darmabakti
<p><span data-preserver-spaces="true"><strong>Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat</strong> is a peer-reviewed journal published by <a href="https://rezkimedia.or.id" target="_blank" rel="noopener"><strong>CV. Rezki Media</strong></a>, Indonesia. This journal is a national-scale journal that covers various problems or general issues related to community service, development, strengthening, and empowerment. It is published biannually, <strong>May</strong> and <strong>November</strong>, by the <strong><a href="http://rezkimedia.or.id" target="_blank" rel="noopener">CV Rezki Media</a></strong>. <strong><a href="https://rezkimedia.or.id" target="_blank" rel="noopener">CV Rezki Media</a></strong> is a publisher that is legally legal and registered with the Ministry of Law and Human Rights on July 23, 2020 with the number <strong><a href="https://rezkimedia.or.id/wp-content/uploads/2025/05/Surat-Keterangan-Terdaftar-AHU-0038612-AH.01.14-Tahun-2020.pdf" target="_blank" rel="noopener">AHU-038612-AH</a></strong>.</span></p> <p><span data-preserver-spaces="true"><strong>Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat</strong> accepts articles on the results of service in the fields of community development, empowerment, and strengthening, as well as the results of activities or practical implementation of community service, empowerment, or strengthening of communities that are problem-solving, comprehensive, meaningful, and sustainable, with clear objectives. Various community service and empowerment activities must have novelty (innovation and creativity) so that they do not just replicate the same activities in different places, have measurable results and impacts on society, and support the achievement of the goals stated in the <strong>Sustainable Development Goals (SDGs)</strong>. The SDGs are a global action plan agreed by world leaders to end poverty, reduce inequality, and protect the environment. The SDGs contain 17 Goals and 169 Targets, so each article must be linked to these goals and targets (as stated in the contribution statement).</span></p>CV Rezki Mediaen-USDarmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat3089-1612Pelatihan kreasi konten dari kitab ulama Nusantara untuk santri Kota Batu
https://journal.rezkimedia.or.id/darmabakti/article/view/484
<p>Dakwah adalah salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menyebarkan makna moderasi beragama dengan pelaku utama seorang santri yang merupakan penerus ulama. Namun, banyak santri yang belum mampu mengaktualisasikan ajaran pesantren yang bersumber dari turats atau kitab ulama nusantara menjadi konten dakwah di media digital yang sesuai dengan perkembangan zaman. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mencetak konten kreator dari kalangan santri untuk menggencarkan dakwah digital berbasis moderasi beragama. Kegiatan ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengabdian yang diimplementasikan dalam bentuk pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari, pada 20-21 Mei 2023 di Ma’had Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Batu dengan jumlah peserta 50 orang dari perwakilan pondok pesantren dan Ma`had di Kota Batu. Pelaksanaan pelatihan ini mendapat predikat berhasil dengan persentase 66% peserta menjawab pelaksanaan pelatihan berjalan sangat baik, 88% peserta menjawab akan mengikuti pelatihan lanjutan jika ada program lagi, dan 60% peserta menjawab pelatihan konten kreator ini sangat efektif untuk digelar. Tim kegiatan pengabdian berharap agar pelatihan seperti ini bisa terus dilakukan untuk memberikan edukasi dakwah digital dan menyebarkan nilai moderasi kepada seluruh santri yang ada di nusantara.</p>Luthfi Maulida RochmahShella NatasyaMohammad Ahsanuddin
Copyright (c) 2025 Luthfi Maulida Rochmah, Shella Natasya, Mohammad Ahsanuddin
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-03-102025-03-1012404710.56003/darmabakti.v1i2.484Bimbingan teknis mental toughness dalam perolehan hasil akhir pertandingan pada siswa kelas khusus olahraga (KKO)
https://journal.rezkimedia.or.id/darmabakti/article/view/461
<p><em>Mental toughness</em> adalah sekumpulan sikap, nilai, perilaku, dan emosi yang menjadikan seorang individu dapat bertahan dan menghadapi berbagai kendala, rintangan, ataupun tekanan yang dirasakan akan tetapi tetap mampu mencapai tujuan yang diinginkan. Kelas Khusus Olahraga (KKO) merupakan sebuah kegiatan ko-kurikuler yang dimaksudkan supaya minat dan bakat siswa semakin meningkat untuk menjadi atlet potensional di masa mendatang. Ada berbagai faktor yang berkaitan dengan <em>mental toughness</em> terkait pengembangan diri melalui tantangan, kesadaran olahraga dari para siswa, bagaimanakah sikap ataupun perilaku siswa pada saat menghadapi tekanan, dan keinginan ataupun semangat siswa dalam menggapai pertandingan. Hasil wawancara beberapa siswa KKO, terdapat 70 % siswa KKO belum memahami tentang <em>mental toughness</em>, maka perlu diadakannya bimbingan teknis terkait mental toughness. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini terlaksana berkat kerja sama dari dosen Fakultas Ilmu Keolahragan dan Kesehatan (FIKK), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sebagai narasumber dan penanggung jawab Kelas KKO Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMPN) I Kalasan, Kabupaten Sleman. Kegiatan dilakukan secara teori maupun praktek pada tanggal 10-11 Juli 2024 bertempat di SMPN I Kalasan dengan peserta seluruh siswa, pelatih, dan guru olahraga yang menangani KKO di SMPN 1 Kalasan yang berjumlah 50 orang yang terdiri dari 6 Pelatih, 2 orang Guru Olahraga, dan 42 siswa KKO. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa 92% siswa KKO sangat membutuhkan bimtek <em>mental toughness</em> dalam menghadapi pertandingan, sisanya 8 siswa KKO membutuhkan pendampingan bimtek <em>mental toughness</em> lanjutan dalam menghadapi pertadingan.</p>Sugeng PurwantoSujarwo SujarwoAgus SupriyantoYuyun Ari Wibowo
Copyright (c) 2025 Sugeng Purwanto, Sujarwo, Agus Supriyanto, Yuyun Ari Wibowo
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-05-152025-05-1512485310.56003/darmabakti.v1i2.461Masyarakat bugar: Layanan sports massage pada masyarakat Kota Ngawi saat kegiatan car free day
https://journal.rezkimedia.or.id/darmabakti/article/view/595
<p>Kegiatan fisik yang tinggi di kalangan masyarakat Kota Ngawi, khususnya saat pelaksanaan <em>Car Free Day (CFD)</em>, dapat meningkatkan risiko kelelahan fisik dan mental jika tidak diimbangi dengan pemulihan yang memadai. Untuk mengatasi hal tersebut, tim dari STKIP Modern Ngawi menyelenggarakan program pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi dan praktik sports massage di area CFD Alun-alun Ngawi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemulihan pasca aktivitas fisik dan mengenalkan <em>sports massage</em> sebagai salah satu metode efektif untuk menjaga kebugaran. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sebanyak 43 warga dari berbagai kelompok usia dan latar belakang pendidikan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta merasakan manfaat langsung dari <em>sports massage</em>, seperti relaksasi otot, peningkatan sirkulasi darah, dan rasa nyaman secara umum. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi dan penguatan keterampilan mahasiswa dalam praktik lapangan. <em>Sports massage</em> terbukti menjadi solusi alternatif dalam menjaga dan memulihkan kesehatan masyarakat, serta memiliki potensi sebagai peluang usaha di masa depan. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh melalui metode yang sederhana, terjangkau, dan aplikatif.</p>I Made Dwi Sastra WargamaAndy Widiya Bayu Utomo
Copyright (c) 2025 I Made Dwi Sastra Wargama, Andy Widiya Bayu Utomo
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-05-312025-05-3112546310.56003/darmabakti.v1i2.595Evaluasi keterampilan bermain bola voli sebagai upaya pembinaan atlet muda di Klub Bahana Muda
https://journal.rezkimedia.or.id/darmabakti/article/view/602
<p>Evaluasi performa secara periodik merupakan fondasi utama dalam mendukung peningkatan prestasi atlet, terutama pada cabang olahraga yang menuntut kemampuan teknis tinggi seperti bola voli. Evaluasi berbasis data menjadi instrumen penting untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan atlet secara objektif, serta sebagai dasar perumusan program latihan yang terarah. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi keterampilan bermain bola voli melalui pengukuran keterampilan teknis atlet di Klub Bahana Muda Kota Malang. Kegiatan ini melibatkan 20 atlet putra yang telah memiliki pengalaman bertanding dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), dan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif. Serangkaian tes keterampilan yang digunakan meliputi tes <em>passing, service</em>, dan <em>smash/spike</em>. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa sebagian besar atlet berada dalam kategori sedang (40%), diikuti kategori kurang (30%), dan hanya satu atlet yang menempati kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan performa antar-atlet yang memerlukan intervensi pelatihan yang lebih individual dan terstruktur. Selain menghasilkan data awal mengenai performa atlet, kegiatan ini juga memberikan manfaat dalam meningkatkan kesadaran pelatih akan pentingnya evaluasi berbasis data dalam proses pembinaan. Kesimpulannya, asesmen performa yang dilakukan dalam program pengabdian ini memberikan gambaran objektif mengenai kesiapan teknis atlet dan berpotensi menjadi dasar untuk penyusunan program latihan yang adaptif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, disarankan agar kegiatan evaluatif seperti ini dilakukan secara berkala untuk memantau perkembangan dan memastikan kesinambungan peningkatan performa atlet.</p>Mahesa Dwi ChandraUsamah Daffa Inzaghi
Copyright (c) 2025 Mahesa Dwi Chandra, Usamah Daffa Inzaghi
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-06-222025-06-2212647010.56003/darmabakti.v1i2.602Penguatan teknik dasar sepak bola melalui program pelatihan ball feeling bagi anak usia dini di SSB Rabbani Putra Mandiri
https://journal.rezkimedia.or.id/darmabakti/article/view/606
<p>Kemampuan menggiring bola merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dalam sepak bola usia dini. Namun, hasil observasi awal di SSB Rabbani Putra Mandiri menunjukkan bahwa kelompok usia 10 tahun masih mengalami kesulitan dalam menjaga kontrol bola saat <em>dribbling</em>, seperti bola terlalu jauh dari kaki, arah gerakan yang tidak terkendali, dan mudah direbut lawan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menggiring bola melalui program pelatihan <em>ball feeling</em> yang dirancang khusus berdasarkan prinsip <em>Long-Term Athlete Development (LTAD)</em>. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan eksperimen <em>one group pretest-posttest design</em> dengan 20 peserta. Program pelatihan dilakukan selama 22 pertemuan dan keterampilan menggiring bola diukur menggunakan tes dari Winarno (2006). Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata keterampilan menggiring bola, dari 51,35 pada tes awal menjadi 61,75 pada tes akhir. Hasil uji <em>Paired T-Test</em> menunjukkan nilai p < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah pelatihan. Kesimpulannya, program pelatihan <em>ball feeling</em> efektif dalam meningkatkan keterampilan menggiring bola pada pemain usia dini. Program ini diharapkan dapat diadopsi sebagai bagian dari kurikulum pelatihan sepak bola usia dini secara berkelanjutan.Kegiatan pengabdian ini mendukung pencapaian SDGs, khususnya Tujuan 3 (kehidupan sehat dan sejahtera) dan Tujuan 4 (pendidikan berkualitas) melalui peningkatan keterampilan motorik anak usia dini lewat pelatihan <em>ball feeling</em>. Program ini juga memperkuat kapasitas pelatih lokal dalam menyelenggarakan pembinaan olahraga yang berkelanjutan dan berkualitas.</p>Ferdy Nur AlfiansyahImam Hariadi
Copyright (c) 2025 Ferdy Nur Alfiansyah, Imam Hariadi
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-07-042025-07-0412717710.56003/darmabakti.v1i2.606