Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat https://journal.rezkimedia.or.id/darmabakti <p><span data-preserver-spaces="true"><strong>Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat</strong> is a peer-reviewed journal published by <a href="https://rezkimedia.or.id" target="_blank" rel="noopener"><strong>Rezki Media</strong></a>, Indonesia. This journal is a national-scale journal that covers various problems or general issues related to community service, development, strengthening, and empowerment. It is published biannually, <strong>May</strong> and <strong>November</strong>, by the <strong><a href="http://rezkimedia.or.id" target="_blank" rel="noopener">Rezki Media</a></strong>. <strong><a href="https://rezkimedia.or.id" target="_blank" rel="noopener">Rezki Media</a></strong> is a publisher that is legally legal and registered with the Ministry of Law and Human Rights on July 23, 2020 with the number <strong><a href="https://rezkimedia.or.id/wp-content/uploads/2025/05/Surat-Keterangan-Terdaftar-AHU-0038612-AH.01.14-Tahun-2020.pdf" target="_blank" rel="noopener">AHU-038612-AH</a></strong>.</span></p> <p><span data-preserver-spaces="true"><strong>Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat</strong> accepts articles on the results of service in the fields of community development, empowerment, and strengthening, as well as the results of activities or practical implementation of community service, empowerment, or strengthening of communities that are problem-solving, comprehensive, meaningful, and sustainable, with clear objectives. Various community service and empowerment activities must have novelty (innovation and creativity) so that they do not just replicate the same activities in different places, have measurable results and impacts on society, and support the achievement of the goals stated in the <strong>Sustainable Development Goals (SDGs)</strong>. The SDGs are a global action plan agreed by world leaders to end poverty, reduce inequality, and protect the environment. The SDGs contain 17 Goals and 169 Targets, so each article must be linked to these goals and targets (as stated in the contribution statement).</span></p> CV Rezki Media en-US Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 3089-1612 Optimalisasi penggunaan smartphone pribadi untuk mendukung aktivitas olahraga aman dan terukur pada siswa sekolah menengah pertama https://journal.rezkimedia.or.id/darmabakti/article/view/668 <p>Tingginya kepemilikan <em>smartphone </em>di kalangan siswa SMP Kabupaten Banyumas (99%) belum diimbangi dengan pemanfaatannya untuk menunjang kebugaran jasmani. Mayoritas penggunaan perangkat terbatas pada hiburan (permanian atau media sosial),kepemilikan smartphone belum dimaksimalkan fungsi dan perannya guna menunjang aktivitas fisik.. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi dan melatih siswa serta guru dalam memanfaatkan aplikasi olahraga berbasis <em>smartphone </em>guna mendukung aktivitas fisik yang lebih berkualitas. Kegiatan dilaksanakan melalui kemitraan dengan MGMP PJOK SMP Sub Rayon 06 Banyumas, melibatkan 16 guru dan 547 siswa. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan implementasi aplikasi <em>Strava </em>(pemantauan performa) dan <em>IQAir AirVisual </em>(pemantauan kualitas udara lingkungan), serta monitoring evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan perilaku yang signifikan, dengan tingkat adopsi teknologi mencapai 99% di kalangan peserta. Program ini berhasil mentransformasi fungsi <em>smartphone </em>dari sekadar sarana hiburan menjadi alat pendukung kesehatan (<em>health-tech</em>), meningkatkan literasi digital siswa, serta menciptakan budaya olahraga yang aman, terukur, dan berbasis data di lingkungan sekolah.</p> Yudhi Teguh Pambudi Topo Suhartoyo Abdul Malik Firdaus Mukhammad Miftakhul Farkhan Copyright (c) 2026 Yudhi Teguh Pambudi, Topo Suhartoyo, Abdul Malik Firdaus, Mukhammad Miftakhul Farkhan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-02-08 2026-02-08 2 2 51 58 10.56003/darmabakti.v2i2.668 Ruang senja: edukasi dan pendampingan kesehatan mental untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis lansia di Desa Tlompakan https://journal.rezkimedia.or.id/darmabakti/article/view/686 <p>Permasalahan kesehatan mental pada lansia di Dusun Tlompakan Krajan masih sering terabaikan akibat berbagai perubahan, seperti penurunan kondisi fisik, berkurangnya peran sosial, kehilangan pasangan, serta terbatasnya interaksi dengan keluarga. Kondisi tersebut memicu perasaan kesepian, kecemasan, dan kesedihan yang kerap dipendam. Minimnya ruang berbagi dan rendahnya literasi kesehatan mental menyebabkan lansia berisiko mengalami isolasi sosial serta penurunan kualitas hidup secara menyeluruh. Sebagai respons terhadap permasalahan tersebut, KKN GIAT 15 UNNES bersama Bidan Desa Tlompakan melaksanakan program Ruang Senja sebagai bentuk edukasi dan pendampingan kesehatan mental bagi lansia. Metode yang digunakan ceramah interaktif, diskusi dan berbagi pengalaman, permainan pengenalan emosi dan refleksi rasa syukur, serta praktik relaksasi menggunakan teknik pernapasan <em>perut (deep breathing)</em> dan <em>butterfly hug</em>. Hasil kegiatan menunjukkan lansia hadir dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, peserta mulai berani berbagi pengalaman dalam diskusi, peserta mampu memahami dan menjelaskan pentingnya menjaga kesehatan jiwa, serta sebagian besar lansia terlihat lebih rileks setelah sesi relaksasi. Program ini membantu lansia merasa lebih dihargai, tidak sendirian, dan termotivasi untuk tetap aktif secara sosial maupun emosional. Kegiatan Ruang Senja diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun komunitas yang lebih peduli terhadap kesejahteraan psikologis lansia.</p> Taofan Ali Achmadi Nanda Pertiwi Doflavio Farela Firdaus Sunardi Sunardi Srihatmini Srihatmini Copyright (c) 2026 Taofan Ali Achmadi, Nanda Pertiwi, Doflavio Farela Firdaus, Sunardi Sunardi, Srihatmini Srihatmini https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-03-12 2026-03-12 2 2 59 67 10.56003/darmabakti.v2i2.686 Optimalisasi kesejahteraan psikologis lansia Desa Sempulur melalui psikoedukasi berbasis refleksi diri dan interaksi sosial https://journal.rezkimedia.or.id/darmabakti/article/view/700 <p>Peningkatan populasi lansia menuntut perhatian serius terhadap kesejahteraan psikologis, khususnya pada komunitas dengan keterbatasan dukungan sosial. Hasil observasi di Desa Sempulur menunjukkan bahwa banyak lansia hidup sendiri, memiliki aktivitas sosial terbatas, dan minim stimulasi psikologis. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis lansia melalui program psikoedukasi berbasis refleksi diri dan interaksi sosial. Metode pelaksanaan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu analisis kebutuhan, perancangan program, implementasi kegiatan, dan evaluasi. Program dilaksanakan dalam bentuk aktivitas kelompok partisipatif yang meliputi senam lansia sehat, refleksi pengalaman hidup (reminiscence), serta terapi seni (art therapy) untuk menstimulasi aspek penerimaan diri, otonomi, dan tujuan hidup. Sebanyak 15 lansia yang terdiri 1 laki-laki dan 14 perempuan mengikuti serangkaian program yang dievaluasi melalui pengisian survey tingkat kesejahteraan psikologis dan observasi partisipatif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan partisipasi sosial lansia, munculnya keterlibatan aktif dalam kegiatan kelompok, serta meningkatnya ekspresi diri dan makna hidup yang dirasakan oleh peserta. Selain itu, program ini juga memberikan dampak positif berupa tersedianya wadah aktivitas psikososial yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat desa. Dengan demikian, program ini berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis lansia berbasis komunitas.</p> Nailah Rizkiyanti Salma Azka Fauziah Khoiril Anam Sugiarto Sugiarto Copyright (c) 2026 Nailah Rizkiyanti Salma, Azka Fauziah, Khoiril Anam, Sugiarto Sugiarto https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-04-10 2026-04-10 2 2 68 75 10.56003/darmabakti.v2i2.700 Sinergi kemanunggalan dalam pemulihan sarana pendidikan pasca-bencana hidrometeorologi: Program Latsitardanus XLVI di SDN 1 Tualang Cut, Aceh Tamiang https://journal.rezkimedia.or.id/darmabakti/article/view/708 <p>Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara ke-46 (Latsitardanus XLVI) Tahun 2026 merupakan agenda nasional tahunan yang secara strategis difokuskan pada pemulihan sarana pendidikan pascabencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tamiang dengan melibatkan total 1.980 personel, yang terdiri atas 902 Taruna Akademi TNI (510 Taruna Akmil, 238 Taruna AAL, dan 154 Taruna AAU), 283 Taruna Akpol, 45 Taruna Poltek SSN, 292 Kadet Mahasiswa UNHAN, serta didukung oleh 458 unsur pendukung. Menggunakan pendekatan manajemen krisis terintegrasi yang terbagi dalam fase pra-pelaksanaan, implementasi, dan evaluasi, kegiatan ini memprioritaskan rehabilitasi SDN 1 Tualang Cut melalui pemulihan ruang kelas, pembersihan lingkungan, dan perbaikan fasilitas belajar guna menyinergikan pola pikir lintas institusi serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang berorientasi pada pengabdian masyarakat. Dengan tingkat efektivitas mencapai 90%, program ini berhasil merealisasikan target pemulihan secara optimal dalam waktu yang tersedia, yang tidak hanya memperkuat kemanunggalan antara taruna dan rakyat serta memberikan dorongan moral bagi warga terdampak, tetapi juga membekali para calon perwira dengan pengalaman profesional yang berintegritas dalam menjunjung tinggi semangat nasionalisme sebagai abdi negara.</p> Muhammad Adrian Rezki Anggara Musnawar Syafei Gunaryo Gunaryo Anggi Khairina Hanum Hasibuan Aura Puja Lestari Copyright (c) 2026 Muhammad Adrian Rezki Anggara Musnawar Syafei https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-04-10 2026-04-10 2 2 76 87 10.56003/darmabakti.v2i2.708 Program fisioterapi komunitas berbasis edukasi dan latihan terapeutik dalam menurunkan nyeri dan meningkatkan kemandirian lansia di Panti Werdha Bhakti Luhur Tropodo https://journal.rezkimedia.or.id/darmabakti/article/view/717 <p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh tingginya prevalensi gangguan muskuloskeletal pada lansia, khususnya nyeri lutut dan nyeri punggung bawah, yang berdampak pada penurunan kapasitas fungsional dan kemandirian. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, menurunkan intensitas nyeri, serta meningkatkan kemampuan fungsional lansia melalui program fisioterapi komunitas. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan, demonstrasi latihan terapeutik, dan pendampingan latihan secara individual. Intervensi yang diberikan berupa latihan penguatan dan fleksibilitas seperti <em>quadriceps setting, straight leg raise, heel slide, knee extension, bridging,</em> serta latihan untuk <em>low back pain</em> seperti <em>single knee to chest</em> dan <em>double knee to chest</em>. Evaluasi dilakukan melalui <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> pengetahuan serta pengukuran nyeri menggunakan <em>Numeric Rating Scale</em> (NRS). Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dengan kategori baik dari 49% menjadi 76%, serta penurunan nyeri berat pada lutut dari 23% menjadi 6% dan pada punggung dari 32% menjadi 4%. Selain itu, terjadi peningkatan kemampuan lansia dalam melakukan latihan mandiri serta meningkatnya peran caregiver dalam mendampingi lansia. Program ini efektif dalam meningkatkan aspek fisik, kognitif, dan perilaku, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup lansia secara berkelanjutan.</p> Adiya Rindi Krisnaudi Martha Sri Astuti Anastasia Putu Martha Anggarani Oktaviani Masditaria Lase Copyright (c) 2026 Adiya Rindi Krisnaudi, Martha Sri Astuti, Anastasia Putu Martha Anggarani, Oktaviani Masditaria Lase https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-04-24 2026-04-24 2 2 88 94 10.56003/darmabakti.v2i2.717